Teori Sampling


Proses sampling/pencuplikan

Proses ini mengubah representasi sinyal yang tadinya berupa sinyal kontinyu menjadi sinyal diskrit. Dapat juga diibaratkan sebagai sebuah saklar on/off yang membuka dan menutup setiap periode tertentu(T)

Sinyal sampling ideal (r*(t)) dapat kita nyatakan dalam bentuk perkalian sinyal input r(t) dan sinyal delta pulse train P(t).

Bentuk matematis ialah

Gambar hasil sampling ideal

Hasil Sampling Menggunakan Matlab

Kaidah sampling

Kecepatan pengambilan sampel (frekuensi sampling) dari sinyal analog yang akan dikonversi haruslah memenuhi kriteria Nyquist yaitu:

dimana frekuensi sampling (Fs) minimum adalah 2 kali frekuensi sinyal analog yang akan dikonversi (Finmax). Misalnya bila sinyal analog yang akan dikonversi mempunyai frekuensi sebesar 100Hz maka frekuensi sampling minimum dari ADC adalah 200Hz. Atau bila dibalik, bila frekuensi sampling ADC sebesar 200Hz maka sinyal analog yang akan dikonversi harus mempunyai frekuensi maksimum 100Hz. Apabila kriteria Nyquist tidak dipenuhi maka akan timbul efek. Disebut aliasing karena frekuensi tertentu terlihat sebagai frekuensi yang lain (menjadi alias dari frekuensi lain).

Zero Order Hold

Untuk menjadikan sinyal kontinyu terkuantisasi dapat didekati dengan rangkaian ‘Zero Order Hold’

Sinyal hasil sampling yang telah berubah dari sinyal kontinus menjadi sinyal diskrit harus dikalikan dengan impulse respon dari zero-order hold, hal ini agar sinyal tersebut menjadi sinyal kontinyu terkuantisasi.

Impuls respon dari zero-order hold:

Persamaan g(t) di atas bila di-laplace-kan menjadi:


Berikut hasil sampling ideal dan ZOH

Aplikasi Sampling Process

Dalam sistem kontrol digital terdapat konverter A/D yang berfungsi mengubah sinyal kontinyu menjadi sinyal diskrit. Proses sampling terjadi pada blok A/D dimana sinyal error analog diubah ke sinyal digital untuk kemudian diproses oleh komputer.

referensi:

  1. Hand Book“-Microcontroller Based Applied Digital Control- Dogan Ibrahim, Department of Computer Engineering Near East University, Cyprus
  2. mbah google

8 responses to this post.

  1. mantap, thank infonya gan. di tempat saya ada praktikum sampling dan aliasing dgn matlab.:D

    Balas

  2. nice gan… ijin copy buat laporan gan…heheh

    Balas

  3. Posted by kontol ular sawah on Juni 27, 2012 at 10:24 pm

    asolole

    Balas

  4. Posted by imam on Oktober 4, 2012 at 3:07 pm

    .gan mau nanyak ne….
    gan kalau nyampling sinyal dr rangkaian signal conditioning yng d hubngkan ke ADC mikro lalu di tampilkan pada PC (dalam hal ini VB 6.0) itu butuh DAC juga ta???

    oya saya kurang paham dg teori zero order ny,,itu maksud nya gmn ya??
    bisa hilangkan noise g????

    oy lagi,,ada artikel tentang filter IIR g gan??? upload dunk………heheeeeee

    Balas

  5. thanks bro, helpful one

    Balas

  6. mas sampling rate adc dengan bascom avr bagaimana?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: