Merancang Rangkaian Sensor Garis


Sensor garis sering digunakan pada robot line follower (robot pengikut garis), digunakan juga sebagai pendeteksi objek dengan permukaan bidang pantul yang kontras…. nach pada blog ini dijelaskan bagaimana cara mendesain sensor garis tersebut menggunakan sensor photodiode. Selain menggunakan photodiode dapat juga dirancang dengan menggunakan phototranssistor, infra red, dan masih banyak laennya.

Sensor photodiode adalah salah satu jenis sensor peka cahaya (photodetector). Photodiode akan mengalirkan arus yang membentuk fungsi linear terhadap intensitas cahaya yang diterima. Arus ini umumnya teratur terhadap power density (Dp). Perbandingan antara arus keluaran dengan power density disebut sebagai current responsitivity. Arus yang dimaksud adalah arus bocor ketika photodiode tersebut disinari dan dalam keadaan dipanjar mundur.

Hubungan antara keluaran sensor photodiode dengan intensitas cahaya yang diterimanya ketika dipanjar mundur adalah membentuk suatu fungsi yang linier. Hubungan antara keluaran sensor photodiode dengan intensitas cahaya ditunjukkan pada Gambar berikut.

Gambar Hubungan keluaran photodiode dengan intensitas cahaya

Mekanisme Perancangan Sensor Garis

LED superbright berfungsi sebagai pengirim cahaya ke garis untuk dipantulkan lalu dibaca oleh sensor photodiode. Sifat dari warna putih (permukaan terang) yang memantulkan cahaya dan warna hitam (permukaan gelap) yang tidak memantulkan cahaya digunakan dalam aplikasi ini. Gambar dibawah ini adalah ilustrasi mekanisme sensor garis.

Gambar Ilustrasi mekanisme sensor garis

Prinsip Kerja Sensor

Pada rancangan sensor photodiode dibawah ini, nilai resistansinya akan berkurang bila terkena cahaya dan bekerja pada kondisi riverse bias. Untuk pemberi pantulan cahayanya digunakan LED superbright, komponen ini mempunyai cahaya yang sangat terang, sehingga cukup untuk mensuplai pantulan cahaya ke photodiode. Berikut ini prinsip dan gambaran kerja dari sensor photodiode.

Gambar Sensor photodiode tidak terkena cahaya

Saat photodiode tidak terkena cahaya, maka nilai resistansinya akan besar atau dapat diasumsikan tak hingga. Sehingga tidak ada arus bocor yang mengalir menuju komparator.

Gambar Sensor photodiode terkena cahaya

Saat photodiode terkena cahaya, maka photodiode akan bersifat sebagai sumber tegangan dan nilai resistansinya akan menjadi kecil, sehingga akan ada arus bocor yang mengalir ke komparator.

Nah buat temen2 yang nantinya pengen merancang sensor garis dengan multisensor dapat menggunakan multiplekser-4051 dan di akses dengan ADC-Multiplekser. info lebih lanjut, temen2 kunjungi postingan ini :

https://fahmizaleeits.wordpress.com/2010/09/02/robot-line-follower-dengan-multiplekser-adc/

\\==========================================================

bacaan terkait di blog ini:

1. merancang-komparator-dengan-histerisis klik disini

2. cara-membuat-robot-line-follower-analog klik disini

3. membuat-robot-line-follower-mikro klik disini

4. robot-line-follower-dengan-kendali-pid klik disini

29 responses to this post.

  1. Sukses………….

    aku gur njumuk LM 324

    bnyak banget Tulisanmu…..

    tarenkyu

    Balas

  2. Posted by Rizki on September 8, 2010 at 10:45 am

    mas, apa beda nya jiak kita membuat sensor garis dengan mengunkana :
    Kombinasi IR Led dan Photodiode?
    Kombinasi IR Led dan Phototransistor?
    Kombinasi Led Superbright dan Photodiode?
    apakah berpengaruh dalam keakuratan?

    Balas

    • wah…butuh eksperimen mendalam ni untuk menjawab pertanyaanmu mas rizki..emang ada perbedaan jika kita menggunakan IR led dengan superbright…ada sisi kelemahan dan kelebihan…kalau masalah keakuratan juga berpengaruh terhadap jenis IR yang digunakan ato kualitasnya…biasanya ada harga ada rupa…kalo ane biasanya lebih seneng menggunakan kombinasi Led Superbright dan Photodiode karena stelah dicoba2 konfigurasi ini lebih mantep (menurutku…) tapi lebih enak emang haruz dicoba2in semua biz tu baru bisa ditarik kesimpulan

      Balas

  3. Posted by agus susantiyo on September 28, 2010 at 11:35 pm

    Aku wong tuwek melu tekok Mas. Ana dt sheet atmega8 jare analog comparator input invertinge bisa milih nganggo ain1 or adc0 .. adc7 dipilh kanggo admux. Tak coba bola bali nganggo cavreval-proteous ga bisa2. Kira2 salahe aku apa mas? apa salah ngartekno dt sheet?

    Balas

  4. Ass.wr.wb. Bagus bos postingnya
    Kunjungi blog saya
    http://blog.umy.ac.id/iswanto/;http://iswanto.staff.umy.ac.id/

    Balas

  5. minta ijin post ulang ya mas

    terimakasih

    Balas

  6. Posted by agus on Mei 26, 2011 at 8:05 am

    Mas fahmi ak mo tanya
    punya bahan, karakteristik or worksheet photodioda buat robot diatas gak
    terima kasih sebelumnya

    Balas

  7. Posted by hendra on Mei 26, 2011 at 2:55 pm

    beli photodioda dmana

    Balas

  8. Posted by nesta on Juni 21, 2011 at 6:56 pm

    kalo ga pake komparator bisa juga kan??kalo ga bisa..bedanya apa bro pake ga pake komparator??kan tegangan yg diterima mikon juga sama aj analog (high ato low)
    mohon pnjelasannya

    Balas

  9. mas boleh tanya gak untuk pembelian LED superbright secara online/toko online dimana yah bagusnya???thanks mas

    Balas

  10. […] dasar dari sistem robot itu….? setau ku robot terdiri dari komponen input (masukkan, contohnya sensor), pengolah dan output (keluaran), nach sistem robot line follower analog belum lah kompleks jika […]

    Balas

  11. Posted by ana on Maret 12, 2012 at 12:05 pm

    kita bisa bkin sendiri ga photodioda nya?

    Balas

  12. Posted by nugroho on April 2, 2012 at 12:32 am

    mas blognya sangat bagus dan sangat membantu sekali.

    mas saya mau tanya, sebaiknya posisi (geometri) sensor cahaya yang baik seperti apa sehingga dapat membaca semua kondisi lintasan seperti simpangan belokan dan lainnya ? mohon sarannya mas.
    terima kasih.

    Balas

  13. Posted by reza on Mei 18, 2012 at 7:14 am

    aslmkm..
    mas saya mw nanya..
    tegangan yang diambil d gambar itu, tegangan resistor 22k nya ya mas ?
    mhon jwaban, bru blajar hhe..

    Balas

  14. Posted by yuktika on Oktober 3, 2012 at 6:05 pm

    mau jawab atas saya… bukan tegangan res.. tp hambatan yg dimiliki resistor

    Balas

  15. Posted by putra on Oktober 19, 2012 at 7:37 am

    mas punya gak skema rangkaian sensor line tracer coz q sering buat tapi gagal terus alias ga mau baca jadi mohon bantuanya

    Balas

  16. Posted by eQ on April 16, 2013 at 1:19 pm

    mas..punya mas tuh…pake brp sensor??posisi2nya??

    Balas

  17. di situ tercantum ukuran resistor , ukuran dioda , pokok nya ukuran yang laen lah gan , ada gak

    Balas

  18. Posted by Fajar on September 5, 2013 at 6:35 pm

    apa sih maksudnya ‘vcc’
    plis dbls!gan

    Balas

  19. […] dasar dari sistem robot itu….? setau ku robot terdiri dari komponen input (masukkan, contohnya sensor), pengolah dan output (keluaran), nach sistem robot line follower analog belum lah kompleks jika […]

    Balas

  20. mas mau tanya….
    misalkan dari sensor lalu langsung ke port adc tanpa menggunakan komparator bisa gak yaa…?trus klo menggunakan komparator bagusan menggunakan LM324N atau LM339N..?thanks.

    Balas

  21. […] dari sistem robot: Rangkaian Line Follower Analog diatas  terdapat 3 bagian utama, yaitu bagian sensor, komparator dan driver. Untuk bagian sensor digunakan photodioda sebagai sensor cahaya, sedangkan […]

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: