Posts Tagged ‘belajar mikro dengan simulasi program proteus’

Mudah Belajar Mikrokontroler dengan Simulasi Program Proteus

Buat temen-temen yang pengen belajar mikrokontroler tapi blum punya hardware  sistem minimum mikro-nya atau terkendala dengan hardware gak perlu males untuk belajar, kita dapet menggunakan program simulasi… salah satunya dengan PROTEUS. Informasi programnya dapat temen2 lihat di http://www.labcenter.com/index.cfm

Pada postingan ini, akan ane share cara penggunaan proteus…seri 6.9SP3 kalo gak salah udah da seri 7.xx tapi gak apa pake yang jadul yang penting ilmunya 🙂

Cara nya gampang buka program proteus… seperti  tertampil pada gambar dibawah ini:

Klik huruf (P) yang merupakan  “Pick device” untuk mengambil komponen apa saja yang dibutuhkan:

Nach disini tempat untuk mengambil komponen yang dibutuhkan dalam perancangan simulasi…

Caranya sangat mudah tinggal nulis komponen yang kita butuhkan pada list keyword… sebagai contoh kita ingin merancang mikrokontroler Atmega8535 dengan LED

List komponen yang dibutukan…

1.mikrokontroler Atmega8535  ketik saja keywordnya dengan “8535” maka komponen AT90s8535 akan kereload dan siap digunakan..lalu klik ok

2. sama halnya dengan cara mengambil komponen mikro…untuk mengambil LED kita juga hanya dengan cara menuliskan keywordnya dengan “LED” : catatan untuk kasus simulasi komponen yang kita reload adalah library dengan  kondisi “active” agar saat disimulasikan seolah-olah LED tersebut mengeluarkan cahaya  sesuai dengan warna led yang kita gunakan….

ini hasil reload komponen….

Setalah itu kita tinggal rancang susunan komponen, nich hasilnya….

Catatan: untuk rancangan cristal mikro dan rangkaian reset mikro gak perlu dirancang lagi (tinggal diinputkan saja) dan pencatuan mikro juga begitu.. secara default  vcc dan ground mikro telah terdefinisikan oleh software proteus ini… sebagai contoh pada rancagaan LED disusun  dengan kondisi common anode dimana anode led terhubung oleh vcc, label vcc tersebut haruslah kita buat sendiri dengan cara  klik pada “wire label” lalu isi label dengan “vcc”, begitu juga sebaliknya untuk membuat grounding… dgn menuliskan “gnd”. Oiya rangkaian LED nya jika dirancang pada real sistem harus dipasang resistor (470Ω) gunanya untuk membatasi arus yang melewati LED (sebesar 10mA).

Nach selain itu kita juga harus mengetahui.. fungsi tools laenya… seperti berikut…

Tidak semua tools dapat ane jelasin sebagian tools laennya sampai sekarang ada juga yang belum ane tahu, tapi yang tahu sedikit ni dach cukup untuk bermain-main dengan PROTEUS, nach Untuk lebih jelasnya sebagai berikut…..penjelasannya menurut sepengetahuan ane dari coba-coba…

  1. List komponent …nach ini tools digunakan untuk melihat list komponent yang kita gunakan pada rancangan kita, untuk menambahkan komponen klik dulu nich tools habis tu baru klik pick device (P).
  2. Junction dot…kalo tools yang ini berguna untuk memberi tanda penghubung suatu wire (kabel), jika ada dua wire dan ingin kita hubungkan nach gunakan tools ini, begitu juga untuk kondisi sebaliknya jika kita ingin menghilangkan sambungan kabel tersebut maka kita tinggal klik juntion dot pada sambungan kabel tersebut agar sambungannya menjadi terputus.
  3. Label wire…untuk tools yang ini penting untuk digunakan sebab kita tinggal memberi label pada wire tersebut apakah terhubung vcc ataukah gnd
  4. Bus…tools ini untuk bus kota… ngawur….nich tools digunakan untuk rancangan jalur yang menggunakan jalur bus….apa ya…ane juga bingung jelasinnya pokoke kuwi lah…..
  5. Instant edit mode…nich tools digunakan untuk mengedit komponen yang kita rancang, contoh kita menggunakan mikro, untuk mendonload file .hex dari pemrograman kompiler kita gunakan tools ini atw dengan cara klik kanan pada komponen (setelah komponen berwarna merah) klik kiri maka box edit komponent akan muncul seperti ini…

Nach disini kita tinggal masukin nilai clock frekuensi dari mikro atau cristal luar mikro sebagai contoh 12Mhz dan disini juga tempat mendonload file .hex program kita kedalam mikrokontroler…

6.   Simulation graph… nach ni tools untuk mensimulasikan grapik sinyal analog,digital, frekuensi, distorsi,fourier.dan laen sebagainya… ane ja jarang gunakan tools ini coz kayaknya ni tools buat yang dah expert dengan proteus… jadi ane juga kurang jelas…maaf ye…

7.   Tape recorder… apa lagi tools yang satu ini… ane belum pernah menggunakan ni tools… dari bahasanya jika diterjemahkan sebagai perekam.. mungkin mirip ma perekam radio tape kali…hehe….

8.   Generator… nach kalo tools yang ini mau gak mau sering  kita gunakan, Generator berarti pembangkit… yups tools ini digunakan untuk pembangkit  tegangan, arus, sinyal sinus, dan sebagainya… jadi jika pada rancangan kita membutuhkan tegangan atau arus maka gunakan nich tools…

9.   Virtual instrument… tools yang ini merupakan virtual alat pengukuran seperti osiloskop, virtual terminal, ac/dc voltmeter, ac/dc ammeter, dan sebagainya… nach jika pada rancangan kita ingin mengetahui tegangannya berapa, aru snya berapa, atau bentuk sinyal keluaranya seperti apa, maka gunakan tools ini,…

10.   Masih banyak tools yang laen yang dapat digunakan, tapi ane bingung buat jelasinnya, dicoba sendiri ja ya… ane yakin temen2 semua pasti bisa.

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂